Wednesday, 18 November 2015
Pola Pertumbuhan dan Perkembangan
Pola pertumbuhan dan Perkembangan anak merupakan peristiwa yang terjadi selama proses pertumbuhan dan perkembanganya. ada beberapa pola yang terjadi. Diantaranya:
1. Pola Perkembangan Fisik yang Terarah
Pola Perkembangan Fisik yang Terarah terdiri atas 2 prinsip cephalocaudal dan proximal distal.
cephalocaudal adalah pola pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari kepala, yang ditandai oleh perubahan ukuran kepala menjadi lebih besar. kemudian, perubahan ini berkembang menjdai kemampuan menggerakka lebih cepat dengan menggelengkan kepala, lalu dilanjutkan ke bagian ekstremitas bawah lengan, tangan, dan kaki.
proximal distal. adalah pola pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dengan menggerakan anggota gerak yang paling dekat dengan pusat atau sumbu tengah, misalnya menggerakan bahu lalu jari-jari
2. Pola Perkembangan dari Umum ke Khusus
Dalam Pola perkembangan ini, pola pertumbuhan dan perkembangan dimuali dengan menggerakkan daerah yang lebih umum (sederhana), lalu berkembang ke daerah yang lebih kompleks. misalnya, anak melambaikan tangan, kemudian memainkan jari.
3. Pola Perkembangan Berlangsung dalam Tahapam Perkembangan
Pola ini mencerminkan ciri khusus dalam setiap tahapan perkembangan yang dapat digunakan untuk mendeteksi dini perkembangan selanjutnya. pada masa ini, ada beberapa tahapan yang harus dilalui
4. Pola Perkembangan Dipengaruhi oleh Kematangan dan Latihan atau Belajar
Ada suatu masa saat anak siap menerima sesuatu dari luar (lingkungan) guna mencapai proses kematangan, dan kematangan yang dicapainya dapat disempurnakan melalui rangsangan yang tepat. masa ini merupakan masa kritis yang harus dirangsang agar mencapai perkembangan selanjutnya melalui proses belajar
Labels:
Tumbuh Kembang Anak
Monday, 16 November 2015
Ciri Ciri dan Prinsip-Prinsip Tumbuh Kembang anak
Ciri Ciri dan Prinsip-Prinsip Tumbuh Kembang anak
Dalam proses
tumbuh kembang anak, terdapat ciri-ciri saling berkaitan. Diantaranya ialah
sebagai berikut :
1. Perkembangan
anak menyebabkan terjadinya perubahan, yaitu perkembangan terjadi bersamaan
dengan pertumbuhan. Setiap pertumbuhan disertai perubahan fungsi (misalnya,
perkembangan inteligensia anak menyertai
pertumbuhan otak dan sarafnya)
2. Pertumbuhan
dan perkembangan pada tahapan awal menentukan perkembangan selanjutnya dalam
hal ini, setiap anak tidak dapat melewati suatu tahapan perkembangan sebelum ia
melewati yahapan sebelumnya ( anak tidak bisa berjalan sebelum berdiri)
3. Biasanya,
proses pertumbuhan dan perkembangan anak memiliki kecepatan yang berbeda.
Artinya, pertumbuhan fisik dan perkembangan fungsi organ setiap anak mempunyai
kecepatan yang tidak sama.
4. Perkembangan
selalu berkorelasi dengan pertumbuhan. Ketika pertumbuhan berlangsung cepat,
maka perkembangan terjadi pada peningkatan mental, memori, daya nalar,
asosiasi, dan lain-lain.
5. Perkembangan
mempunyai pola yang tetap. Dalam hal ini, perkembangan fingsi organ tubuh
terjadi menurut dua hukum yang tetap, sebagaimana berikut :
a. Perkembangan
terjadi lebih dulu di daerah kepala, kemudian menuju arah kaudal/anggota tubuh (pola sefalokaudal)
b. Perkembangan
terjadi lebih dulu di daerah proksimal
(gerak kasar), lalu berkembang ke bagian distal, seperti jari-jari yang
mempunyai kemampuan gerak halus (pola proksimodistal)
6. Dalam
prosesnya, perkembangan melalui tahapan berurutan. Tahapan ini tidak bisa terbalik.
Misalnya, anak mampu membuat lingkaran sebelum ia membuat gambar kotak.
Adapun
prinsip-prinsip dalam tumbuh kembang anak ialah sebagai berikut :
1. Perkembangan
anak merupakan hasil proses kematangan dan belajar. Sedangkan, kematangan
adalah proses intrinsik yang terjadi dengan sendirinya sesuai potensi yang ada
pada anak. Sementara itu, belajar ialah perkembangan yang berasal dari latihan
dan usaha
Labels:
Tumbuh Kembang Anak
Tuesday, 11 August 2015
Penegrtian Pekembangan
Pengertian Perkembangan
Beberapa pakar kesehatan anak menyampaikan berbaai pengertian tentang perkembangan anak. misalnya, Whalley dan Wong dalam Hidayat (2005) menjelaskan bahwa perkembangan ialah bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh yang dapat di capai melalui tingkat kematangan dan belajar. perkembangan pada anak bisa terjadi pada perubahan bentuk dan fungsi pematangan organ, mulai dari aspek sosial, emosianl, hingga intelektual.
Meurut Soetjiningsih (1995), perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dengan pola teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil proses pematangan.
Adapun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan definsi bahwa perkembangan ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, serta bersifat kualitatif yang pengukuranya lebih sulit daripada pertumbuhan. sedangkan, Depkes (2005) menjelaskan perkembangan sebagai bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian.
Sementara itu, sesuai dengan Denver II oleh Frankerburg (1996), diketahui bahwa perkembangan anak usia 1 bulan meliputi kemampuan gerak kasar, yaitu motorik kasar, (mengangkat kepala 45 derajat), kemampuan gerak halus, yakni motorik halus adaptif (gerak mata mengikuti garis tengah), kemampuan bicara dan bahasa, yaitu (versuara "ooo" atau "aaa"), serta kemampuan sosialisasi den kemandirian sebagai personal sosial (tersenyum secara spontan dan membalas senyuman).
Beberapa pakar kesehatan anak menyampaikan berbaai pengertian tentang perkembangan anak. misalnya, Whalley dan Wong dalam Hidayat (2005) menjelaskan bahwa perkembangan ialah bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh yang dapat di capai melalui tingkat kematangan dan belajar. perkembangan pada anak bisa terjadi pada perubahan bentuk dan fungsi pematangan organ, mulai dari aspek sosial, emosianl, hingga intelektual.
Meurut Soetjiningsih (1995), perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dengan pola teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil proses pematangan.
Adapun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan definsi bahwa perkembangan ialah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, serta bersifat kualitatif yang pengukuranya lebih sulit daripada pertumbuhan. sedangkan, Depkes (2005) menjelaskan perkembangan sebagai bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian.
Sementara itu, sesuai dengan Denver II oleh Frankerburg (1996), diketahui bahwa perkembangan anak usia 1 bulan meliputi kemampuan gerak kasar, yaitu motorik kasar, (mengangkat kepala 45 derajat), kemampuan gerak halus, yakni motorik halus adaptif (gerak mata mengikuti garis tengah), kemampuan bicara dan bahasa, yaitu (versuara "ooo" atau "aaa"), serta kemampuan sosialisasi den kemandirian sebagai personal sosial (tersenyum secara spontan dan membalas senyuman).
Labels:
Tumbuh Kembang Anak
Monday, 10 August 2015
Pengertian Pertumbuhan
Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan ialah bertambahnya ukuran dan jumlah sel, serta jaringan intersluler. dengan ungkapan lain, pertumbuhan adalah bertambahya ukuran fisik dan struktur sebagian atau kesluruhan tubuh, sehingga dapat di ukur dengan satuan panjang dan berat.
sementara itu, menurut Whaller dan Wong (2000), pertumbuhan ialah bertambahnya jumlah besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat di ukur. sedangkan, menurut sutjiningsih (1998), akibat bertambahnya sel dan pembentukan protein baru, sehingga meningkatnkan jumlah dan ukuran sel di seluruh bagian tubuh.
pertumbuhan anak juga dapat diartikan sebagai perubahan kuantitatif pada material pribadi sebagai akibat adanya pengaruh lingkungan. material pribadi yang dimaksud ialah sel, kromosom, rambut, butiran darah, dan tulang. adapun ciri-ciri pertumbuhan anak meliputi pertambahan material, baik terkait pertumbuhan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif, asalkan tidak berhubungan dengan fungsinya.
jika mengacu pada pengertian juga dapat diartikan pertumbuhan anak tersebut, kita dapat menentukan ciri-ciri yang menunjukan pertumbuhan anak, yakni bertambahnya berat badan, tinggi badan, leingkaran kepala, tumbuh sekaligus tanggalnya gigi susu dan gigi tetap, serta perubahan tubuh lainnya.
Pertumbuhan ialah bertambahnya ukuran dan jumlah sel, serta jaringan intersluler. dengan ungkapan lain, pertumbuhan adalah bertambahya ukuran fisik dan struktur sebagian atau kesluruhan tubuh, sehingga dapat di ukur dengan satuan panjang dan berat.
sementara itu, menurut Whaller dan Wong (2000), pertumbuhan ialah bertambahnya jumlah besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat di ukur. sedangkan, menurut sutjiningsih (1998), akibat bertambahnya sel dan pembentukan protein baru, sehingga meningkatnkan jumlah dan ukuran sel di seluruh bagian tubuh.
pertumbuhan anak juga dapat diartikan sebagai perubahan kuantitatif pada material pribadi sebagai akibat adanya pengaruh lingkungan. material pribadi yang dimaksud ialah sel, kromosom, rambut, butiran darah, dan tulang. adapun ciri-ciri pertumbuhan anak meliputi pertambahan material, baik terkait pertumbuhan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif, asalkan tidak berhubungan dengan fungsinya.
jika mengacu pada pengertian juga dapat diartikan pertumbuhan anak tersebut, kita dapat menentukan ciri-ciri yang menunjukan pertumbuhan anak, yakni bertambahnya berat badan, tinggi badan, leingkaran kepala, tumbuh sekaligus tanggalnya gigi susu dan gigi tetap, serta perubahan tubuh lainnya.
Labels:
Tumbuh Kembang Anak
Sunday, 9 August 2015
Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Iodium
Gangguan
Kesehatan Akibat Kekurangan Iodium
Kekurangan
iodium bisa mengakibatkan membesarnya kelenjar gondok. Biasanya, seorang ibu
yang menderita pembesaran gondok berpotensi melahirkan bayi juga menderita
kekurangan iodium. Kejadian pembesaran kelenjar gondok terbanyak ditemukan pada
usia 9-13 tahun pada anak laki-laki dan usia 12-18 tahun pada anak permpuan.
Terjadinya kekurangan iodium bisa
dikarenakan rendahnya kadar iodium dalam tanah, sehngga air dan tumbuh-tumbuhan
yang hidup di daerah itujuga rendah kadar iodiumnya. Oleh karena itu,
orang-orang yang tinggal di daerah yang kurang zat iodium, maka kemungkinan
besar kurang mendapatkan asupan zat tersebut. Selain itu, kekurangan iodium
juga dikarenakan kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung unsur iodium.
Selain faktor kekurangan gizi,
kurang baiknya kondisi anak di Indonesia juga dikarenakan kurangnya tenaga
medis yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak meratanya
distribusi dokter anak dan minimnya jumlah dokter anak menjadi penyebab belum
tercapainya pelayanan kesehatan anak yang baik do Indonesia. Sampai saat ini,
hanya tercatat 2.700 dokter spesialis anak di Indonesia.
Menurut Badriul Hegar, Ketua
Ikatan Dokter Anak Indonesi (IDAI) sekaligus dokter spesialis dari Departemen
Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto
Mangunkusumo (FKUI-RSCM), dari 2.700 dokter anak di Indonesia, 700 di antaranya
berada di jakarta. Padahal, idealnya 1 dokter anak menangani kurang lebih10.000
anak, maka saat ini, Indonesia membutuhkan sekitar 8.000 dokter spesialis anak.
Selain masalah distribusi anak
yang belum maksimal, kendala lainnya adalah infrastuktur yang tidak memadai,
sehingga menyebabkan belum tercapainya pelayanan kesehatan anak di Indonesia.
Padahal, angka kematian anak di Indonesia masih sangat tinggi.
Harus diakui bahwa saat ini,
kondisi infrastruktur yang ada masih belum memadai, terutama di daerah yang
tingkat perkembangan dan kemajuannya masih rendah. Tentunya, hal itu menjadi
tugas pemerintah dalam membangun fasilitas yang memadai demi tercipta dan
tercapainya pelayanan kesehatan anak yang baik di Indonesia.
Labels:
Gangguan Kesehatan
Saturday, 8 August 2015
Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Zat Besi
Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Zat Besi
hehe.... Just kidding
Biasanya, Zat Besi banyak terkandung dalam sayur-sayuran. bisa jadi, anak yang kekurangan zat besi di karenakan ia kurang makan sayur-mayur atau tidak suka mengonsumsi sayur-sayuran. atau, dapat pula disebabkan oleh ia terlahir dari ibu yang saat mengandung kurang mengkonsumsi sayur-sayuran ataupun makanan lain yang banyak mengandung zat besi.
hehe.... Just kidding
Biasanya, Zat Besi banyak terkandung dalam sayur-sayuran. bisa jadi, anak yang kekurangan zat besi di karenakan ia kurang makan sayur-mayur atau tidak suka mengonsumsi sayur-sayuran. atau, dapat pula disebabkan oleh ia terlahir dari ibu yang saat mengandung kurang mengkonsumsi sayur-sayuran ataupun makanan lain yang banyak mengandung zat besi.
Labels:
Gangguan Kesehatan
Friday, 7 August 2015
Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Vitamin A
Gangguan Kesehatan Akibat Kekurangan Vitamin A
Gejala awal yang terlihat pada anak yeng kekurangan Vitamin A ialah berkurangnya kemampuan melihat dalam cahaya samar. sebenarnya ada banyak faktor yang bisa menyebabkan gangguan ini, diantaranya adalah ibu hamil kekurangan Vitamin A, dan pemenuhan vitamin tersbut tidak ditindaklanjuti hingga anak dilahirkan
Gejala awal yang terlihat pada anak yeng kekurangan Vitamin A ialah berkurangnya kemampuan melihat dalam cahaya samar. sebenarnya ada banyak faktor yang bisa menyebabkan gangguan ini, diantaranya adalah ibu hamil kekurangan Vitamin A, dan pemenuhan vitamin tersbut tidak ditindaklanjuti hingga anak dilahirkan
Labels:
Gangguan Kesehatan
Subscribe to:
Posts (Atom)








